
Nusa Penida (Balinese: ᬦᬸᬲᬧᭂᬦᬶᬤ, romanized: nusa pĕnida) adalah sebuah pulau yang terletak di sebelah tenggara Indonesia, tepatnya di dekat pulau Bali. Secara administratif, pulau ini merupakan bagian dari Kabupaten Klungkung dan memiliki nama distrik yang sama. Selain itu, Selat Badung memisahkan pulau ini dari Bali. Secara geografis, bagian dalam Nusa Penida berbukit-bukit dengan ketinggian maksimal mencapai 524 meter. Sementara itu, iklim di pulau ini cenderung lebih kering dibandingkan Bali. Meskipun demikian, Nusa Penida tetap menjadi salah satu destinasi wisata utama di Indonesia.
Table of Contents
ToggleSelain Nusa Penida, distrik ini juga mencakup dua pulau tetangga, yaitu Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Di samping itu, wilayah administratif ini juga mencakup sebelas pulau kecil lainnya. Berdasarkan sensus tahun 2010, jumlah penduduk tercatat mencapai 45.110 jiwa dengan luas wilayah 202,84 km2.[2] Selanjutnya, estimasi resmi tahun 2023 menunjukkan bahwa jumlah penduduk meningkat menjadi sekitar 63.900 jiwa.[1]
Bali Bird Sanctuary
Nusa Penida, bersama Pulau Lembongan dan Pulau Ceningan, membentuk sebuah kawasan suaka burung.[4] Untuk mendukung upaya konservasi ini, masyarakat setempat menerapkan aturan adat Bali tradisional. Selain itu, Friends of the National Parks Foundation (FNPF) menjadi pihak pertama yang mengusulkan pembentukan suaka burung tersebut.[5]
Pada tahun 2006, seluruh 35 desa yang ada saat itu (kini menjadi 41 desa) sepakat memasukkan perlindungan burung ke dalam aturan adat mereka (Balinese: ᬳᬯᬶᬕ᭄ᬳᬯᬶᬕ᭄, romanized: awig-awig). Sejak saat itu, FNPF secara aktif merehabilitasi dan melepasliarkan berbagai jenis burung asli Indonesia. Salah satu spesies yang paling penting dalam program ini adalah jalak Bali, burung endemik berstatus kritis yang hanya ditemukan di Bali. Bahkan, pada tahun 2005, populasinya di alam liar diperkirakan kurang dari 10 ekor. Namun, setelah FNPF menjalankan program rehabilitasi dan melepasliarkan 64 ekor burung hasil penangkaran, jumlahnya meningkat menjadi lebih dari 100 ekor pada tahun 2009. Selain jalak Bali, organisasi ini juga melepasliarkan gelatik jawa, nuri Mitchell, dan kakatua jambul kuning.
Frequently Asked Questions (FAQ)
What is Nusa Penida known for?
Nusa Penida is famous for its dramatic coastal cliffs, crystal-clear waters, world-class diving and snorkeling sites, beautiful beaches, and the Bali Bird Sanctuary. In addition, the sanctuary helps protect endangered native bird species, including the Bali Starling.
Where is Nusa Penida located?
Located southeast of Bali, Indonesia, Nusa Penida is separated from the main island by the Badung Strait. Furthermore, it forms part of Klungkung Regency and lies near the neighboring islands of Nusa Lembongan and Nusa Ceningan.
What is the Bali Bird Sanctuary in Nusa Penida?
The Bali Bird Sanctuary covers Nusa Penida, Nusa Lembongan, and Nusa Ceningan. Moreover, traditional Balinese village regulations support conservation efforts that protect native Indonesian birds and encourage breeding and release programs for endangered species, including the Bali Starling.
Why is the Bali Starling important in Nusa Penida?
The Bali Starling is one of Indonesia’s rarest birds and naturally occurs only in Bali. Thanks to conservation programs led by the Friends of the National Parks Foundation (FNPF) and local communities, its wild population has increased through successful rehabilitation and release initiatives.
What islands are included in the Nusa Penida district?
The Nusa Penida district consists of the main island of Nusa Penida, the neighboring islands of Nusa Lembongan and Nusa Ceningan, as well as eleven smaller surrounding islands. Together, these islands form part of Klungkung Regency, Bali.

Nusa Penida (Balinese: ᬦᬸᬲᬧᭂᬦᬶᬤ, romanized: nusa pĕnida) adalah sebuah pulau yang terletak di sebelah tenggara Indonesia, tepatnya di dekat pulau Bali. Pulau ini merupakan bagian dari Kabupaten Klungkung dan memiliki nama distrik yang sama. Selain itu, Selat Badung memisahkan pulau ini dari Bali. Secara geografis, bagian dalam Nusa Penida berbukit-bukit dengan ketinggian maksimal mencapai 524 meter. Sementara itu, iklim di pulau ini cenderung lebih kering dibandingkan Bali. Meskipun demikian, Nusa Penida tetap menjadi salah satu destinasi wisata utama di Indonesia.
Selain Nusa Penida, distrik ini juga mencakup dua pulau tetangga, yaitu Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Di samping itu, wilayah administratif ini juga mencakup sebelas pulau kecil lainnya. Berdasarkan sensus tahun 2010, jumlah penduduk mencapai 45.110 jiwa dengan luas wilayah 202,84 km2.[2] Selanjutnya, estimasi resmi tahun 2023 menunjukkan bahwa jumlah penduduk meningkat menjadi sekitar 63.900 jiwa.[1]
Bali Bird Sanctuary
Nusa Penida, bersama Pulau Lembongan dan Pulau Ceningan, membentuk sebuah suaka burung.[4] Untuk mendukung kawasan konservasi ini, masyarakat setempat menerapkan aturan adat Bali tradisional. Selain itu, Friends of the National Parks Foundation (FNPF) pertama kali mengusulkan pembentukan suaka burung tersebut.[5]
Pada tahun 2006, seluruh 35 desa yang ada saat itu (kini menjadi 41 desa) sepakat memasukkan perlindungan burung ke dalam aturan adat mereka (Balinese: ᬳᬯᬶᬕ᭄ᬳᬯᬶᬕ᭄, romanized: awig-awig). Sejak saat itu, FNPF secara aktif merehabilitasi dan melepasliarkan berbagai jenis burung asli Indonesia. Salah satu spesies yang paling penting adalah jalak Bali, burung endemik yang berstatus kritis dan hanya ditemukan di Bali. Pada tahun 2005, populasinya di alam liar bahkan diperkirakan kurang dari 10 ekor. Namun, setelah FNPF menjalankan program rehabilitasi dan melepasliarkan 64 ekor burung hasil penangkaran, jumlahnya meningkat menjadi lebih dari 100 ekor pada tahun 2009. Selain jalak Bali, organisasi ini juga melepasliarkan gelatik jawa, nuri Mitchell, dan kakatua jambul kuning.
Frequently Asked Questions (FAQ)
What is Nusa Penida known for?
Nusa Penida is famous for its dramatic coastal cliffs, crystal-clear waters, world-class diving and snorkeling sites, beautiful beaches, and the Bali Bird Sanctuary. In addition, the sanctuary helps protect endangered native bird species, including the Bali Starling.
Where is Nusa Penida located?
Located southeast of Bali, Indonesia, Nusa Penida is separated from the main island by the Badung Strait. Furthermore, it forms part of Klungkung Regency and lies near the neighboring islands of Nusa Lembongan and Nusa Ceningan.
What is the Bali Bird Sanctuary in Nusa Penida?
The Bali Bird Sanctuary covers Nusa Penida, Nusa Lembongan, and Nusa Ceningan. Moreover, traditional Balinese village regulations support conservation efforts that protect native Indonesian birds and encourage breeding and release programs for endangered species, including the Bali Starling.
Why is the Bali Starling important in Nusa Penida?
The Bali Starling is one of Indonesia’s rarest birds and naturally occurs only in Bali. Thanks to conservation programs led by the Friends of the National Parks Foundation (FNPF) and local communities, its wild population has increased through successful rehabilitation and release initiatives.
What islands are included in the Nusa Penida district?
The Nusa Penida district consists of the main island of Nusa Penida, the neighboring islands of Nusa Lembongan and Nusa Ceningan, as well as eleven smaller surrounding islands. Together, these islands form part of Klungkung Regency, Bali.